Sunday, December 5, 2010

Jangan Tinggalkan Aku, Ya Allah


Zikir bibir beralun memecah kesunyian malam

MemanggilMu, membuka hijab hatiku denganMu

Kerna hati ini teramat rindu…

Teramat rindu padaMu


Dahiku menyentuh bumi dalam sujudku

Serendah-rendahnya ku hamparkan diri ini

Terasa aku tenang dalam dakapan cintaMu

Tanpa disedari, butir-butir airmata mengalir sendiri membasahi pipi

Mengenangkan aku yang pernah mengkhianati cintaMu

Hasutan syaitan dan godaan nafsu menjauhkan ku denganMu

Kealpaanku padaMu merenggangkan ikatan hatiku denganMu

Keingkaranku padaMu memisahkan ku denganMu

Ampuni aku, Ya Allah

Ampuni aku, Kekasihku

Ampuniku…


Namun, dikala saat itu…

Terasa Engkau datang dekat padaku

Hadir menyambut kepulanganku padaMu

Hadir menyambut kekesalan hambaMu

Terasa Engkau mengusap butir-butir airmataku

Menghilangkan resah kesedihanku

Terasa Engkau menyambut tubuhku yang rebah

Menghilangkan lelah kelemahanku

Sungguh, kasih sayangMu mengatasi kemurkaanMu

Hatiku merintih…

Jangan tinggalkan aku, Ya Allah

Jangan tinggalkan aku, Ya Allah


Aku tidak sanggup ditinggalkanMu

Tidak sanggup walau sekejap cuma

Aku sanggup kehilangan semua cinta

Namun tidak cintaMu, Ya Rabbul Izzati

Aku sanggup dibenci semua umat manusia

Namun aku tidak boleh menerima kebencianMu padaku, Ya Rahman


Demi Yang Satu…

Menadah tangan memohon sepenuh hati padaMu

Mengemis cintaMu yang suci lagi agung

Sungguh, aku hambaMu yang hina menggunung dosa

Namun ku minta Ya Rabb,

Jangan tinggalkan aku

Jangan pernah tinggalkan aku


Cukup bagiku, Engkau Ya Allah

Janganlah pernah tinggalkan aku

Aku tidak mahu meninggalkanMu lagi, Ya Allah

Aku tidak mahu berjauhan denganMu lagi, Ya Rahim

Sungguh, aku tidak boleh hidup tanpaMu

Sungguh, aku bukanlah sesiapa tanpaMu

Engkau satu cinta, yang selamanya ku cari

Hidup dan matiku, hanya untukMu

Jangan tinggalkan aku, Ya Allah

Jangan tinggalkan aku, Kekasih abadiku.

No comments:

Post a Comment